Minggu, 06 Oktober 2013

KREASI MENYAJIKAN BUAH UNTUK ANAK

buah-buahan sangat penting dikonsumsi oleh anak sejak usia dini. Karena di dalam buah terkandung vitamin, mineral, antioksidan dan air yang sangat diperlukan oleh anak untuk tumbuh kembangnya.
Di Indonesia, budaya mengkonsumsi buah masih belum maksimal. Sehingga butuh sedikit kreativitas dan upaya dari pihak pendidik untuk mengaktifkan peran orangtua dalam menyajikan buah untuk buah hatinya.
Pada kegiatan parenting ini diadakan lomba menyajikan buah untuk anak, hadiahnya tentu menarik yaitu dicium dan disayang oleh buah hatinya masing-masing. Inilah aksi dari grup wali murid dari masing-masing kelas di PAUD CERDAS Banyuwangi.














Sabtu, 05 Oktober 2013

APE BAHAN BEKAS : TOPI KREASI DAUR ULANG

Membuat buah hati ataupun murid-murid di usia dini senang, gembira dan ceria, sebetulnya bukanlah suatu pekerjaan yang sulit. Anaka akan bangga dan merasa senang hatinya jika benda-benda yang dipakainya adalah kreasi dari ibu sendiri ataupun guru-gurunya di sekolah.
Pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila 01 Oktober 2013 ini, kami mengajak mereka Pengenalan Lingkungan Taman Makam pahlawan Banyuwangi, sambil bermain Puzzel sekaligus memakai aneka topi dari bahan bekas.
Tentu saja topi-topi ini hasil kreasi orang tua dan guru-guru di sekolah kami dibantu anak-anak, sungguh kegiatan yang menyenangkan.













Jumat, 20 September 2013

INDAHNYA BELAJAR BERSOSIALISASI DI PAUD INKLUSIF

Tahun ajaran 2013/2014 sudah dua bulan lebih kegiatan bermain dan bersosialisasi di PAUD Cerdas  berjalan. Sampai saat ini ada 15 anak yang special bergabung di tempat kami. Luar biasa ternyata anak-anak punya cara sendiri untuk berkomunikasi. mereka tidak peduli apakah temannya tuna rungu, autis, retardasi mental atau apapun. yang kami amati mereka selalu bergembira saat bermain bersama. Tentu saja terkadang ada sedikit masalah yang terjadi, karena masalah adalah bagian penting dari proses bersosialisai. Semoga kelak kalian jadi anak yang berguna untuk keluarga bangsa dan agama Amien

Dafa (peci coklat) asyik bermain ayunan bersama teman-teman

Zidan (penderita autis dan kelainan jantung)  ikut lomba mewarnai, awal masuk sekolah pada bulan Agustus kemaren  zidan ketakutan karena tidak pernah bergaul dengan teman-teman, dan sulit mengeluarkan kata2. Alhamdulillah sekarang sudah banyak perkembangan. Sukses selalu buatmu sayang.


Zidan asyik menyusun batu-batu dijadikan jembatan



Saniya Intan, penderita gangguan pendengaran bersama sahabatnya Raihan





Jumat, 06 September 2013

KEJUTAN DI TAHUN AJARAN BARU 2013-2014

Tahun ajaran baru dimulai tanggal 15 Juli 2013. Kami sudah bersiap-siap menyambut kedatangan murid-murid kami yang lucu-lucu dan selalu membawa keceriaan pada kami, mampu menguapkan segala kerisauan yang mengendap di dasar hati kami.
Tanpa Kami duga tiba-tiba ada pemberitahuan dari pihak BPPAUDNI Regional II, bahwa pada tanggal 09 Juli 2013 akan diadakan FGD hasil eksplorasi PAUD Inklusif di PAUD Cerdas. Tentu saja kami menyambut gembira kedatangan mereka. Yang pasti ada dalam benak kami adalah, kegembiraan akan mendapatkan pencerahan, ilmu baru dan wawasan baru tentang mengelola PAUD Inklusif.
Pada Tanggal 09 Juli Tim dari BPPAUDNI datang beserta teman-teman dari PAUD Anggrek Situbondo. Diskusi dibagi menjadi dua grup, agar hasilnya lebih efektif dan akurat.
FGD (Focus group Discussion) ini membahas tentang berbagai macam informasi yang telah didapat dari pengelola, pendidik, psikolog, dinas terkait dan dari orang tua siswa. Tentang apa yang telah dilakukan, apa yang telah dicapai, dan tentang apa harapan-harapan kami kedepan. Terutama tentang berbagai hal yang menyangkut tumbuh kembang dari Special Children yang ada di PAUD CERDAS.
Semoga kehadiran beliau membawa banyak perubahan dan pengembangan yang jauh lebih baik bagi penanganan Special Children kami, bagaimanapun juga mereka juga aset keluarga, aset sekolah kami dan aset Bangsa Indonesia juga.














Rabu, 03 Juli 2013

Akhir Tahun Pelajaran 2012-2013

Akhir tahun pelajaran 2012-2013 ini, kami mengadakan kegiatan berupa Pengenalan Lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi. Alhamdulillah acara berlangsung meriah, baik anak dari program paud reguler maupun paud inklusi, semua ikut ambil bagian memeriahkan acara.
















Minggu, 05 Mei 2013

MENGATASI TRAUMA PADA ANAK USIA DINI


Senin, tanggal 04 Maret 2013, kami kedatangan murid baru. Namanya Danial (umur 4 tahun lebih), rumahnya di kecamatan Rogojampi.
Hari Pertama masuk di lingkungan sekolah Danial menjerit-jerit seperti ketakutan, apalagi jika teman-temannya yang lain bernyanyi dengan suara keras. Dia spontan akan menjerit dan menutup kedua telinga dengan telapak tangannya. Hari pertama cukup setengah jam saja di sekolah. keesokan harinya datang lagi dan tetap menjerit-jerit setiap mendengar suara keras entah dari suara temannya, mik pengeras suara ataupun lagu-lagu dari sound system.
Untungnya orang tuanya benar-benar mendukung perkembangan putranya. Beliau menceritakan latar belakang Daniel sampai trauma terhadap bunyi-bunyi dengan volume yang keras. Pada waktu Danial masih kecil, keluarganya menempati rumah baru di kawasan perumahan yang masih banyak pembangunan di sekitarnya. Hampir setiap hari dia mendengar tukang bangunan membelah keramik lantai dengan mesin pemotong. Danial selalu rewel jika mendengar bunyi-bunyi bising tersebut, lama-kelamaan membuat dia sulit untuk beradaptasi di lingkugan yang ramai. Selain itu dia selalu minta ditunggu oleh orang tua maupun pengasuhnya.
Setelah mendapatkan data yang cukup, kami dewan guru di paud cerdas berembug untuk bisa membantu Danial mengatasi traumanya. Upaya lahir maupun batin kami lakukan, anak-anak paud kami bujuk untuk mau mendekat dan mengajaknya bermain atau bercakap-cakap. Guru yang mendampingi kami gilir bergantian supaya dia terbiasa berhadapan dengan banyak orang. Tak lupa guru2 kami minta mendoakan setiap habis sholat dan kedua orang tuanya kami minta untuk banyak2 membaca surat An-Nasyirah. Penggunaan sound system untuk sementara kami hentikan. Baris, senam dan pengajian ibu-ibu sementara berlangsung tanpa pengeras suara.
Setelah rewelnya mulai berkurang, Pelahan-lahan kami kenalkan Danial dengan suara2 yang membuat dia takut. Kami ajak dia memencet bel sekolah, Mendekatkannya pada mik dengan volume yang telah dipelankan dll.
Minggu ke 1 Alhamdulillah sudah mampu bertahan di sekolah sampai jam 10 walaupun terkadang masih ada rewelnya.
Minggu ke 2 Alhamdulillah sudah mampu menghafal lagu2 di sekolah dan berhitung, tapi belum mau berteman.
Minggu ke 3 Alhamdulillah sudah tidak ditunggu olah orang tuanya, dan mulai bermain bel sekolah dan pengeras suara.
Minggu ke 4 Luar biasa, Danial sudah bisa tertawa, bisa memimpin baris teman-temannya. tapi belum mau masuk kelas.
Memasuki bulan kedua di Paud cerdas daniel sudah menampakkan perkembangan yang luar biasa baik di rumah dan disekolah. mau bergabung dengan teman2 yang lain.

Kesimpulan :
- Untuk mengatasi trauma pada anak diperlukan niat dan kerjasama yang sungguh-sungguh dari semua pihak, orang tua, guru, dan lingkungannya baik di sekolah maupun di rumah.
- Mengetahui penyebab trauma sangat penting sebagai pijakan penanganan.
- Semakin dini usia penanganan maka hasil yang dicapai juga akan semakin bagus.
- Do'a tulus dari orang tua dan guru akan sangat membantu perkembangan anak-anak didik kita.


Danial (memakai kaos) sudah dapat menikmati suasana di sekolah

Trimakasih kepada keluarga Danial yang telah menyekolahkan Danial di PAUD Cerdas, sekalipun sekolah kami sekolah sederhana. Kehadirannya membuat kami tambah percaya diri dan yakin pada kemampuan kami dengan pertolongan dan Izin dari Allah SWT. Semoga kelak dapat menjadi anak yang berguna bagi agama, keluarga dan negara. Amien