Kamis, 26 Januari 2012

Copy Berita Pelatihan SDIDTK PAUD Cerdas

Dipagi yang cerah tanggal 10 - 13 Januari tahun 2012 diadakan Pelatihan dan Workshop di UPTD Puskesmas Sobo yang bertemakan materi SDIDTK ( Stimulasi Dini Intervensi & Deteksi Tumbuh Kembang ) Anak, pelatihan tersebut dihadari oleh para guru PAUD Cerdas Tukang Kayu.

Sebelum pelatihan dan workshop dimulai, terlebih dulu para guru PAUD Cerdas diberi sebuah tugas PRE TEST guna mengetahui sejauh mana pengetahuan serta pemahaman tentang anak - anak balita dan POS TEST guna sejauh mana penyerapan ilmu yang sudah diberikan.

Dalam kegiatan pelatihan dan workshop itu sendiri banyak materi yang disampaikan diantaranya :

1. Fase dan tahapan pertumbuhan serta perkembangan balita mulai dari kandungan sampai dengan usia 72 bulan.

2. Stimulasi balita pada fase dan tahapan tumbuh kembang.

3. Deteksi dini keterlambatan dan penyimpangan pertumbuhan dengan grafik ( TB, BB, dan LK ) pada balita.

4. Deteksi dini keterlambatan dan penyimpangan perkembangan dengan KPSP.

5. Deteksi dini keterlambatan dan penyimpangan perilaku pada balita.

6. Intervensi dan rujukan dini terhadap keterlambatan dan penyimpangan pertumbuhan dan perkembangan balita.

7. Upaya deteksi dini terhadap tumbuh kembang dengan catatan buku KMS TK - PAUD.

8. Praktek deteksi dini terhadap tumbuh kembang anak.

Dari materi yang disampaikan diatas, tenaga atau narasumber sudah mendapat sertifikat dan pelatihan terlebih dulu. Jadi segala sesuatu materi yang disampaikan sudah sesuai dengan standart dan prosedur dari apa yang sudah didapat oleh tenaga atau narasumber itu sendiri.

UPTD Puskesmas Sobo berharap kepada seluruh PAUD khususnya di Banyuwangi untuk lebih meningkatkan pengetahuan terhadap tumbuh kembang anak mulai dari balita jadi tidak sekedar sehat atau pintar saja tetapi bagaimana menyeimbangkan kedua-duanya dengan cara Menstimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak.

UPTD Puskemas Sobo siap membina dan mendukung kegiatan tersebut salah satunya dengan cara memberi Pelatihan dan Workshop dengan Narasumber yang sudah terlatih.



Kepala Sekolah PAUD Cerdas & drg. Tri Rudiati



Ibu Asmawiyah, Bpk. Hanipan, SKM, M.Kes, dr. Liastutik



dr. Liastutik menberi pengarahan tentang mengukur TB dan menimbang BB



Ibu Asmawiyah memberi materi







Minggu, 22 Januari 2012

PERINGATAN HARI GIZI 25 JANUARI 2012

Gizi merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Pemenuhan gizi yang cukup pada anak di usia-usia awal (0-8 tahun) dapat mempengaruhi perkembangan mental, termasuk kecerdasan anak. Salah satu kecerdasan yang dapat dipengaruhi oleh asupan gizi adalah KECERDASAN ADVERSITY (adversity intelligence).
Kecerdasan adversity merupakan sebuah bentuk kecerdasan yang memberikan ketahanan terhadap stres (daya resiliensi) tinggi, kemampuan merespon stres (coping mechanism) yang baik, serta membangkitkan kemauan dan kemampuan untuk mencapai puncak prestasi.

BENTUK KEGIATAN :

1. Lomba mengupas serta memakan telur rebus dan buah jeruk.
2. OLYMPIADE gizi dan kesehatan untuk wali murid
3. Bagi-bagi bibit sayuran dalam rangka GERAKAN TANAM SAYURAN DI PEKARANGAN.

Pelaksanaan Kegiatan :

1. Hari/Tanggal : Minggu,22 Januari2012(Bergabung pada Car Free day)
Jam : 06.30 s/d selesai
Tempat : Depan Kantor Pemkab Banyuwangi

2. Peserta : 200 anak usia dini beserta wali murid.
Bekerjasama Dengan : 1. PEMKAB BANYUWANGI
2. TIM PENGGERAK PKK KECAMATAN BAMYUWANGI
3. DINAS PERTANIAN KAB. BANYUWANGI
4. STIKES BANYUWANGI
5. VIS FM RADIO
6. PUSKESMAS SOBO BANYUWANGI

TUJUAN :

1. lOMBA MENGUPAS TELUR DAN JERUK, bertujuan untuk melatih ketrampilan gerak motorik halus anak usia dini, melatih kemandirian, serta untuk mengenalkan zat gizi yang terkandung di dalam makanan tersebut. Telur ayam negeri merupakan salah satu sumber protein sedangkan buah jeruk sebagai sumber vitamin dan mineral.
2. OYMPIADE GIZI DAN KESEHATAN, Bertujuan untuk merangsang minat orang tua mengetahui lebih dalam tentang gizi dan kesehatan dalam kaitan tugas mereka mempersiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas prima. Soal Olympiade terdiri dari 40 butir soal. Disusun oleh Tim Olympiade berasal dari PUSKESMAS SOBO BANYUWANGI, TIM PENGGERAK PKK KECAMATAN BANYUWANGI dan PAUD Inklusi Cerdas.
3. BAGI-BAGI BIBIT SAYURAN Bibit sayuran Terong dan Cabe dibantu oleh Dinas Pertanian Kab Banyuwangi. pada saat pembagian dibantu oleh Paguyuban Jebeng Thulik, adik2 SMAN 1 giri dll. Bertujuan agar masyarakat termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai salah satu sumber pemenuhan kebutuhan gizi keluarga.

Senin, 15 Agustus 2011

KEGIATAN AGUSTUSAN TAHUN 2011

Di tahun 2011 ini, peringatan hari kemerdekaan indonesia, bertepatan dengan datangnya bulan suci Ramadhan.
Bulan Ramadhan sebagai bulan penuh berkah, patutlah kita pergunakan untuk banyak berdo'a memohon kepada Allah SWT.
PAUD CERDAS, melakukan kegiatan memperingati kemerdekaan RI, dengan cara mengajak murid-murid, pendidik dan segenap wali murid untuk berziarah, tabur bunga dan bersih-bersih Taman Makam Pahlawan Banyuwangi.
Tujuannya :
1. Menanamkan rasa cinta dan penghargaan kepada para pahlawan
2. Memohon kepada Allah SWT. agar jiwa dan cita-cita luhur para pahlawan dapat dilanjutkan oleh generasi penerus kita.






























Sabtu, 30 Juli 2011

TAHUN AJARAN 2011-2012

Tahun ajaran baru tlah tiba ....
rasa suka cita telah nerasuki hari-hari menjelang bertemu dengan murid-murid mungil kami...
celoteh riang, tangisan, rengekan, dan hiruk pikuk yang selalu membuat kami tersenyum bahagia
lelah fisik yang menyehatkan hati....

tahun lalu tlah kami lewati bersama dengan 241 anak-anak usia dini plus wali murid yang juga tidak kalah hebohnya ...
tapi ya itulah kehebohan yang membuat kami selalu merasa bahagia dan merasa sedikit berarti dalam menjalani hidup ini.

dua minggu berjalan di tahun ajaran baru, kami telah dipercaya untuk membimbing 160 orang anak usia dini ... dan seperti tahun-tahun sebelumnya hampir setiap hari ada saja wali murid yang datang mendaftar di paud cerdas ... Alhamdulillah

Beragam motivasi mereka ... tapi kami tidak pernah banyak bertanya tentang motivasi orang tua hadir di sekolah kami ..
yang kami tahu ada anak yang ingin bermain, belajar dan mewarnai hari-hari mereka bersama kami ....

semoga kehadiran paud cerdas benar-benar bermanfaat untuk masyrakat disekitar kami entah siapapun mereka ...

sederhana keadaan sekolah kami sesederhana keinginan kami, agar jangan sampai ada anak usia dini yang mengalami keterlambatan stimulasi positif sejak dini ...

Selasa, 21 Juni 2011

BCCT (Beyond Center and Circle Time)

BCCT (Beyond Center and Circle Time)
Oleh : Paud Cerdas Banyuwangi

A. PRINSIP PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Penyelenggaraan pendidikan anak usia dini didasarkan atas prinsip-prinsip sebagai
berikut:
1. Berorientasi pada kebutuhan anak. Kegiatan pembelajaran harus selalu ditujukan pada pemenuhan kebutuhan perkembangan anak secara individu.
2. Kegiatan belajar dilakukan melalui bermain. Dengan bermain yang menyenangkan dapat merangsang anak untuk melakukan eksplorasi dengan menggunakan benda-benda yang ada di sekitarnya, sehingga anak menemukan pengetahuan daribenda-benda yang dimainkannya.
3. Merangsang munculnya kreativitas dan inovasi. Kreativitas dan inovasi tercermin melalui kegiatan yang membuat anak tertarik,fokus, serius dan konsentrasi.
4. Menyediakan lingkungan yang mendukung proses belajar. Lingkungan harus diciptakan menjadi lingkungan yang menarikdan menyenangkan bagi anak selama mereka bermain.
5. Mengembangkan kecakapan hidup anak. Kecakapan hidup diarahkan untuk membantu anak menjadi mandiri, disiplin, mampu bersosialisasi, dan memiliki keterampilan dasar yang berguna bagi kehidupannya kelak.
6. Menggunakan berbagai sumber dan media belajar yang ada di lingkungan sekitar.
7. Dilaksanakan secara bertahap dan berulang-ulang dengan mengacu pada prinsip-prinsip perkembangan anak.
8. Rangsangan pendidikan bersifat menyeluruh yang mencakup semua aspek perkembangan. Setiap kegiatan anak sesungguhnya dapat mengembangkan berbagai aspek perkembangan/kecerdasannya. Tugas pendidik (guru/kader/pamong) adalah memfasilitasi agar semua aspek perkembangan anak dapat berkembang secara optimal.

B. PENGERTIAN
Pendekatan Sentra dan Lingkaran berasal dari kata Beyond Center and Circle Time disingkat BCCT untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), adalah sebuah pendekatan kegiatan bermain sesuai dengan tahapan perkembangan anak.
Pendekatan Sentra dan Lingkaran - BCCT - ini dikembangkan oleh The The Creative Center for Childhood Research and Training, Inc. (CCCRT) di Florida, Amerika Serikat.
1. Pendekatan sentra dan Lingkaran adalah pendekatan penyelenggaraan PAUD yang berfokus pada anak yang dalam proses pembelajarannya berpusat di sentra main dan saat anak proses pembelajarannya berpusat di sentra main dan saat anakproses pembelajarannya berpusat di sentra main dan saat anak dalam lingkaran dengan menggunakan 4 jenis pijakan (scaffolding) untuk mendukung perkembangan anak, yaitu (1) pijakan lingkungan main; (2) pijakan sebelum main; (3) pijakan selama main; dan (4) pijakan setelah main.
2. Pijakan adalah dukungan yang berubah-ubah yang disesuaikan dengan perkembangan yang dicapai anak yang diberikan sebagai pijakan untuk mencapai perkembangan yang lebih tinggi.
3. Sentra main adalah Zona atau area main anak yang dilengkapi dengan seperangkat alat main yang berfungsi sebagai pijakan lingkungan yang diperlukan untuk mendukung perkembangan anak dalam 3 jenis main, yaitu : 1. main sensori motor atau fungsional; 2. main peran; dan 3 main pembangunan.
4. Saat Lingkaran adalah saat dimana pendidik duduk bersama anak dengan posisi melingkar untuk memberikan pijakan kepada anak yang dilakukan sebelum dan sesudah main.


Untuk menerapkan metode ini seorang guru hendaknya mengikuti pijakan-pijakan guna membentuk keberaturan antara bermain dan belajar. Berikut ini adalah Pijakan-pijakan yang harus diikuti :
1. Pijakan lingkungan
Guru menata lingkungan yang disesuaikan dengan intensitas & densitas
2. Pijakan sebelum bermain
Guru meminta para siswa untuk membentuk lingkaran
Guru ada diantara para siswa sambil bernyanyi
Guru meminta para siswa untuk duduk melingkar
Guru meminta para siswa berdo’a bersama
Guru menanyakan para siswa kesiapan mendengar cerita dan memasuki sentra
Guru memulai bercerita menggunakan media yang sesuai dengan tema
Guru menginformasikan jenis mainan yang ada dan menyampaikan aturan bermain
Guru meminta siswa masuk ke area sentra
3. Pijakan saat bermain
Guru mempersiapkan catatan perkembangan siswa
Guru mencatat perilaku, kemampuan dan celetukan siswa
Guru membantu siswa jika dibutuhkan
Guru mengingatkan siswa bila ada yang lupa atau melanggar aturan
4. Pijakan setelah bermain / Recalling
Guru meminta siswa untuk membereskan mainan dan alat yang dipakai
Guru meminta siswa menceritakan pengalaman bermainnya sambil menghitung jumlah kegiatan yang dilakukan
Guru menutup kegiatan dengan berdo’a bersama
Guru membagikan buku komunikasi sebelum pulang

didalam metode BCCT berlaku tiga jenis bermain.
Pertama, bermain sensorimotor atau fungsional yang memfungsikan panca indra anak agar dapat berhubungan dengan lingkungan sekitar. Bermain sensorimotor penting untuk mempertebal sambungan antar neuron.
Kedua, bermain peraan baik mikro maupun makro dimana anak diberi kesempatan menciptakan kejadian-kejadian dalam kehidupan nyata dengan cara memerankannya secara simbolik.
Ketiga, bermain pembangunan, Piaget (1962) menjelaskan bahwa kesempatan main pembangunan membantu anak untuk mengembangkan ketrampilannya yang akan mendukung keberhasilan sekolahnya dikemudian hari. Apabila ketiga jenis bermain tersebut dapat dilakukan oleh anak secara optimal memungkinkan adanya ketuntasan belajar dan perkembangan anak baik secara fisik, kognisi, emosi maupun sosial. Sehingga mereka dapat dengan mudah memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Pijakan yang terakhir adalah pijakan setelah bermain dimana anak dapat menceritakan pengalaman bermain mereka serta guru dapat menggali dan menanamkan pengetahuan pada anak.

Sabtu, 07 Mei 2011

Copy berita Hari Ibu 2010

kelana kota

22 Desember 2010, 10:04:34, Laporan Noer Soetantini

Puluhan Siswa PAUD Bagikan Bunga di Pemkab Banyuwangi

suarasurabaya.net| Memperingati Hari Ibu, puluhan siswa-siswi PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) memberikan bunga pada ibu-ibu di Pemkab Banyuwangi, Rabu (22/12). Saat membagikan bunga, mereka juga menyanyikan lagu Kasih Ibu.

FATMAWATI koordinator aksi seperti dilaporkan NOVI dari Radio Mandala FM Banyuwangi, mengatakan bunga hasil daur ulang itu sengaja dibuat sendiri sebagai bentuk rasa terima kasih di Hari Ibu. Bunga diberikan pada ibu-ibu Pemkab Banyuwangi yang telah membangun Banyuwangi.

FATMAWATI menegaskan aksi siswa-siswi PAUD merupakan gerakan perwujudan peran ibu sebagai pembentuk karakter bangsa dan menanamkan rasa kasih sayang anak pada ibu mereka masing-masing. Aksi siswa-siswi PAUD ini disambut baik ibu-ibu di lingkungan Pemkab Banyuwangi dengan menerima bunga dari mereka. (tin)

Jumat, 06 Mei 2011

Copy berita dari Tempo

Forum UM

Kehidupan => Pendidikan => Topic started by: sutrisno on 04 February 2010, 07:11



Title: Balita Kumpulkan Koin untuk Bilqis
Post by: sutrisno on 04 February 2010, 07:11

EMPO Interaktif, Banyuwangi -Puluhan siswa dan orang tua siswa Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Cerdas di Jalan Kolonel Sugiyono, Banyuwangi, mengumpulkan uang koin untuk pengobatan Bilqis Anindya Pasya, seorang bocah penderita penyakit saluran empedu.
bilqis
Koin tersebut dikumpulkan dengan cara yang unik. Tiga orang tua siswa berkeliling ke seluruh kelas sambil menggendong boneka dan selang infus. Cara ini untuk merangsang siswa PAUD lebih peduli pada sesamanya. Dari aksi tersebut, koin yang terkumpul mencapai Rp 161.450.

Aksi ini adalah serangkaian kegiatan untuk menggalang koin peduli Bilqis selama dua pekan ini. Menurut Kepala Pendidikan Anak Usia Dini Cerdas Siti Masturoh, hingga hari ini Posko Peduli Bilqis berhasil mengumpulkan dana lebih dari Rp 2 juta. Selain dari siswa PAUD, dana juga digalang dari sekolah-sekolah lain. "Posko kami tutup Jumat mendatang," katanya, Rabu (3/2).

Menurut Siti, seluruh dana yang terkumpul akan diserahkan ke keluarga Bilqis pada akhir pekan ini.

IKA NINGTYAS